Posted on December 2, 2008 by thepoets
Topik toilet training seperti cukup sering dibahas di majalah parenting yang beredar di Indonesia. Bolak-balik baca di berbagai majalah ini, googling di internet dan bahkan diskusi dengan teman-teman yang berpengalaman (alias sudah punya anak lebih dari satu), teteup… susah banget pas praktekinnya. Contohnya ke Dira nih.
Dari sejak usia 6 bulan, Dira sudah dibiasakan untuk [...]
Filed under: Tentang Dira | Tagged: ASI, Mengompol, sanggar kelinci, toilet training | Leave a Comment »
Posted on July 17, 2008 by thepoets
Tadi lagi buka-buka message archieve dari milis Asiforbaby. Hehe…ketemu deh beberapa postingan lama mengenai kisah perjuangan para Mommies yang punya tekad buat kasih ASI eksklusif buat anaknya.
Berikut petikan email dari beberapa Moms yang punya kisah seru :
Kisah ibu menyusui yang gawenya ngukur jalan
Sudah hampir 6 bulan sejak mulai masuk kerja lagi, berarti sudah hampir 6 [...]
Filed under: Cerita Mama | Tagged: AIMI, ASI, Perah ASI | Leave a Comment »
Posted on June 27, 2008 by thepoets
Setelah hampir 2 bulan menghabiskan waktu dengan bayi baru, Dira, akhirnya aku harus masuk kantor lagi. Sedih dan agak khawatir dengan jumlah persedian ASI perah (ASIP) yang ada di kulkas. Memang aku kurang perhitungan waktu saat mempersiapkan stok ASI karena hanya 18 botol yang terkejar. Dalam hati cuma berharap semoga cukup buat memenuhi kebutuhan ASI Dira.
2 hari sebelum [...]
Filed under: Tentang Dira | Tagged: ASI, Perah ASI | 1 Comment »
Posted on June 11, 2008 by thepoets
Satu minggu pertama setelah kelahiran Dira merupakan minggu yang sangat menyenangkan. Bagaimana tidak? Adanya Dira membuatku merasa punya mainan baru. Banyak yang harus dipelajari mulai dari cara mandi, mengurus tali pusat, cara memakaikan baju, cara menggendong, dan lain-lain.
Semuanya terasa menyenangkan dan bertambah seru dengan adanya rasa senut-senut di bagian selangkangan. Soalnya, jahitan akibat episiotomi alias pengguntingan saat [...]
Filed under: Tentang Dira | Tagged: ASI, breast pump, klinik laktasi, maternal leave | Leave a Comment »