Waks… si Dira lebih narsis dari Mamanya. Gak tahu tuh belajar dari mana… hehe…
Jadi ceritanya gini. Kan anak yang satu ini sekarang sudah semakin pintar menjawab pertanyaan dan bisa membuat pernyataan sendiri.
Selagi kita guling-guling di kamar, mendadak dia berdiri buka pintu lemari berisi bajunya yang digantung.
“Itu baju uwang tawun ya Ma.” tunjuknya.
“Bukan baju buat pergi ulang tahun aja kok Kak! Dipakai ke sekolah juga boleh kok.” jawabku.
“Aku tantik pakai baju itu tan Ma?” tanyanya.
“He eh,” jawabku sekenanya.
“Emang siapa yang cantik?” mendadak mbak Mis masuk kamar dan bertanya kepada Dira.
“Indiya tantik.” jawab Dira spontan.
“Mama cantik gak Dira?” lanjut mbak Mis.
“Ndak,” jawab Dira acuh tak acuh.
“Loh kalau gak cantik, Papanya Dira mana mau kan?ujar mbak Mis.
“Indiya yang tantik.” kata Dira.
“Mbak Mis cantik gak Dira?” tanya mbak Mis.
“Ndak!” cetus Dira.
“Yah Dira. Emang siapa yang bilang Dira cantik?” tanyaku.
“Mama!” jawab Dira dengan cepat.
“Tuh kan, Mama yang bilang Dira cantik, masa Dira gak bilang Mama cantik sih? Mama cantik kan?” lanjutku lagi.
“Ndak. Indiya yang tantik.” ujar Dira dengan ekspresi wajah menggemaskan.
Gubrakkk!!!
Nih anak… ngalah-ngalahin emaknya buat urusan narsis. Wkwkwkwk….
Filed under: Cerita Mama | Tagged: Cantik, Narsis









Berarti lu dah sukses ngajarinnya Ke hihihihihihihi